selamat datang di blog pengobatan.net semoga kalian senang dengan blog saya.

Friday, September 3, 2021

Cara Ampuh Merapikan Mainan Anak yang Menumpuk di Rumah

Jika kamu memiliki anak, mainan anak adalah barang yang tidak bisa dihindari penggunaannya. Kamu pastinya tahu dan menyadari bahwa mainan anak akan mudah membuat rumah terlihat berantakan, apalagi saat jumlahnya semakin bertambah banyak. Untuk itu, perlu bagi kamu untuk mengetahui bagaimana cara merapikan dan menyimpan mainan anak dengan benar.

Bukan hanya soal kerapian atau mainan anak seperti monster hunter mudah dicari saat akan memakainya lagi, organisasi yang baik juga dapat menjaga kualitas dari mainan anak itu sendiri. Rugi sekali kalau mainan anak jadi mudah rusak hanya karena teledor saat menyimpannya.

Berikut ini adalah beberapa aturan merapikan mainan anak yang bisa kamu terapkan pada kamar anak, ruang bermain anak, ataupun area bermain di sudut ruangan.

Cara Ampuh Merapikan Mainan Anak yang Menumpuk di Rumah

Tentukan Mainan Anak Apa yang Sesuai untuk Si Kecil

Ada beberapa faktor yang bisa dipertimbangkan dalam pemilihan mainan anak. Dari segi manfaat untuk tumbuh kembang anak, mainan anak yang dipilih sebaiknya dapat menjadi media belajar anak sekaligus menstimulasi pergerakkannya.

Dari segi selera, mainan anak bisa disesuaikan dengan karakter si kecil. Langkah awal ini dapat membuatmu mengerucutkan pilihan mainan anak atau boneka apa yang paling kamu butuhkan.


Manfaatkan Sudut Ruang yang Kosong

Jangan biarkan ruangan terlihat tanggung, seperti ruang sisa yang ada di bawah tangga atau bidang dinding yang tidak simetris, kosong, dan tidak dimanfaatkan. Cara paling tepat menyiasati ruangan seperti ini adalah dengan mengolahnya menjadi tempat penyimpanan.

Tidak hanya mainan anak yang berukuran kecil, sepeda dan mobil-mobilan yang memakan tempat pun jadi bisa disimpan dengan rapi di lemari bawah tangga.


Kelompokkan Mainan Anak dan Maksimalkan Storage

Pengelompokkan mainan anak merupakan bagian dari decluttering yang dapat dilakukan dengan memisahkan jenis dan ukuran mainan. Kamu dapat menggunakan rak terbuka atau lemari anak yang diisi dengan boks-boks penyimpanan. Jika storage digunakan untuk si kecil dan saudaraya, tiap-tiap boks bisa diberi label penanda agar mainan anak tidak tertukar.

Namun, storage terbuka membuat mainan anak mudah tercecer, ruangan jadi lebih mudah berantakan. Penggunaan storage tertutup lebih rapi dan bisa menyediakan ruang storage yang lebih besar.

Kamu bisa memaksimalkannya dengan memanfaatkan bagian dalam dan daun pintunya. Dengan melakukan decluttering ini, si Kecil pun akan lebih mudah menemukan atau mengembalikan mainannya sesuai jenis.


Tularkan Prinsip Minimalis

Kesuksesan mengorganisir mainan anak tidak bisa dilepaskan dari prinsip minimalis, tapi prinsip ini tidak bisa hanya diterapkan oleh kamu dan si kecil saja. Seringkali mainan anak yang tidak sesuai dengan kebutuhan anak justru didapat dari hadiah ulang tahun. Hal ini bisa merepotkanmu apabila kamu tidak memiliki tempat penyimpanan yang cukup.

Ajak kerabat dan temanmu untuk tanggap bahwa kamu sedang menerapkan gaya hidup minimalis. Beri saran kepada mereka untuk menghadiahi mainan anak yang paling dibutuhkan oleh si kecil.


Selalu Libatkan Si Kecil

Membereskan mainan bukan hanya menjadi pekerjaan rumah orang tua, tapi juga menjadi tanggung jawab pemiliknya. Berikan arahan kepada si kecil untuk selalu merapikan mainan selesai ia menggunakannya.

Cara ini tak sekedar memupuk rasa tanggung jawab si kecil, tetapi turut memberikan efek psikologis yang baik. Menurut beberapa penelitian, saat ia berhasil menjaga barang-barang yang dimilikinya anak jadi merasa lebih tenang dan percaya diri.

Share: