selamat datang di blog pengobatan.net semoga kalian senang dengan blog saya.

Monday, July 12, 2021

Manfaat Vitamin C untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Tubuh kita membutuhkan vitamin C, karena bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, tulang, gigi, dan pembuluh darah.

Tentu saja, vitamin C ditemukan dalam berbagai makanan, terutama pada sayuran dan buah-buahan. Namun, Anda juga bisa mendapatkannya melalui suplemen. Konsumsi vitamin C yang dianjurkan sebanyak 75 mg untuk wanita dan 90 mg untuk pria.

Lantas seberapa pentingkah manfaat vitamin C bagi tubuh? Yuk simak artikel berikut ini!

Manfaat Vitamin C untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

Meningkatkan kekebalan tubuh

Vitamin C sendiri memiliki beberapa efek terhadap kekebalan tubuh, antara lain:

         Meredakan peradangan untuk membantu fungsi kekebalan tubuh.

         Mendorong produksi kolagen untuk kulit sehingga membantu fungsi kulit dalam menghalangi zat berbahaya masuk ke dalam tubuh.

         Membantu pertumbuhan limfosit, yaitu jenis sel darah putih yang menghasilkan antibodi ketika bakteri, virus, atau racun ada dalam darah.

         Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin C dosis tinggi dapat mengurangi risiko radang paru-paru pada penyakit pernapasan akut, seperti virus H1N1 atau virus lainnya. Namun dosis vitamin C harus berdasarkan anjuran dokter karena dapat menimbulkan efek samping lain.


Menjaga tekanan darah tetap normal

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin C merilekskan pembuluh darah, sehingga mengurangi tekanan darah. Disarankan anda mengkonsumsi Minuman Vitamin C 1000 untuk menjaga daya tahan tubuh.

Bagaimana pun juga, belum ada yang tahu pasti efek jangka panjang dari vitamin C pada tekanan darah. Untuk menjaga tekanan darah normal, kamu tidak bisa bergantung hanya pada vitamin C saja tapi berbagai usaha lainnya.


Kurangi risiko penyakit kritis

Tahukah kamu bahwa vitamin C mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskuler, seperti penyakit jantung dan stroke? Hal ini disebabkan karena vitamin C dapat mengurangi faktor risiko dari kedua penyakit tersebut.

Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi minimal 500 mg vitamin C setiap harinya bisa mengurangi faktor risiko penyakit, seperti kolesterol jahat dan trigliserida.

Bagaimana pun juga kamu tetap perlu menerapkan pola hidup sehat dan menyadari gejala penyakit jantung maupun gejala stroke, demi mencegah risiko penyakit kritis.


Mencegah kekurangan zat besi

Zat besi penting untuk berbagai fungsi tubuh, antara lain pembuatan sel darah merah dan pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh. Namun, terkadang zat besi susah diserap oleh tubuh ketika bersumber dari tumbuhan.

Vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi dari sayur-sayuran yang kita makan. Hal ini menjadi penting terutama bagi mereka yang memilih untuk tidak memakan daging, secara daging adalah sumber zat besi.  Selain itu, vitamin C juga mengurangi risiko anemia bagi orang-orang yang rentan untuk kekurangan zat besi.


Bagus untuk ingatan

Sebagai antioksidan, vitamin C dapat mencegah peradangan pada sistem saraf utama yang menyebabkan dementia. Karena itu, vitamin C sangat berpengaruh untuk mencegah risiko gangguan memori atau berpikir seperti dementia.

Sementara itu, kurangnya vitamin C dapat menyebabkan penurunan dalam kemampuan berpikir dan mengingat. Terutama pada kelompok lanjut usia.


Bagus untuk kulit

Selain membantu pembentukan kolagen pada kulit, vitamin C juga mempunyai beberapa fungsi lainnya bagi kesehatan tubuh. Terutama berguna sebagai anti penuaan.

Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition mengatakan bahwa tingginya vitamin C dalam tubuh mempengaruhi berkurangnya tanda garis penuaan (keriput), keringnya kulit, dan kulit yang sehat.


Apa Vitamin C Bisa Mencegah Corona?

Sebuah artikel dari Chinese Journal of Infection Diseases mengatakan adanya penggunaan vitamin C dosis tinggi untuk membantu penyembuhan orang yang terinfeksi COVID-19 demi meningkatkan fungsi paru.

Beberapa penelitian lain juga sedang dalam tahap uji klinis untuk melihat efektivitas vitamin C kepada pasien COVID-19. Namun, perlu diingat bahwa belum ada standarisasi tentang penyembuhan COVID-19 dengan vitamin C karena bukti datanya masih kurang lengkap.

Jikalau pun vitamin C memang terbukti membantu penyembuhan, tidak ada data yang mendukung bahwa mengonsumsi vitamin C saja dapat mencegah terjangkitnya penyakit COVID-19. Konsumsi vitamin C dalam dosis tinggi malah bisa memiliki efek samping seperti diare. 

Share: